Inilah Bahaya Diabetes yang Wajib Diwaspadai Sejak Dini

Diabetes adalah penyakit yang mengintai banyak orang di Indonesia. Faktanya, Indonesia menduduki peringkat ke-6 terbanyak dunia dengan jumlah penderita 10,3 juta jiwa di tahun 2017. Tentu saja saat ini jumlah tersebut terus naik. Bahaya penyakit diabetes ini bisa mengancam nyawa.

Bahkan WHO pun memperkirakan angka diabetes di Indonesia akan naik menjadi 21,3 juta jiwa di tahun 2030. Menurut perkiraan Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah penduduk di Indonesia tahun 2030 adalah 285 juta. Artinya diabetes sendiri diderita sekitar 7,5% orang Indonesia. Angka yang besar sekali, ‘kan?

Untuk itu, Anda harus waspada dengan penyakit diabetes ini. Cara awal yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengetahui apa saja penyebab dan bahaya dari penyakit diabetes ini.

Beberapa Bahaya Diabetes yang Perlu Diwaspadai

Sebelum mengetahui bahaya diabetes, Anda perlu tahu apa saja penyebab yang sering kali menjadi pemicu terjangkitnya diabetes pada seseorang. Secara global, diabetes disebabkan oleh faktor genetik (keturunan) dan pola makan yang salah.

Diabetes yang disebabkan oleh faktor genetik atau keturunan sering kali disebut dengan diabetes kering atau diabetes remaja. Diabetes ini juga dikenal dengan diabetes tipe 1. Penyebab utama diabetes tipe 1 ini adalah karena tubuh penderita tidak bisa menghasilkan insulin efek dari autoimun. Alhasil karena tubuhnya tidak bisa memproduksi insulin, maka glukosa tidak bisa dimasukkan dalam sel-sel tubuh. Akibatnya glukosa berlebih tersebar dan menumpuk di aliran darah. Glukosa yang menumpuk dalam aliran darah dapat merusak pembuluh darah kecil pada sistem saraf, mata, jantung, dan ginjal.

Sedangkan jenis diabetes lainnya disebabkan oleh pola makan yang salah. Pola makan yang salah menyebabkan tubuh memproduksi glukosa yang berlebih sedangkan tubuh tidak dapat memproduksi insulin lebih dari kapasitasnya. Alhasil dari keadaan ini, insulin hanya mampu memasukkan sebagian glukosa dalam sel-sel tubuh dan menyisakan glukosa dalam aliran darah karena kadar insulin yang rendah. Diabetes tipe ini biasanya disebut dengan diabetes tipe 2 atau diabetes melitus.

Selain kedua jenis tersebut, ada lagi diabetes yang diderita oleh ibu hamil. Diabetes ini biasanya dikenal dengan diabetes gestasional. Diabetes ini bisa dideteksi dengan naiknya kadar gula dalam darah saat trimester awal hingga pertengahan trimester kedua kehamilan. Kondisi ini dipicu oleh tubuh yang intoleran terhadap karbohidrat.

Setelah mengetahui penyebabnya, berikut ini adalah bahaya yang mengancam bagi penderita diabetes berdasarkan jenisnya.

Bahaya Diabetes Kering (Tipe 1)

Bahaya yang mengancam jika Anda penderita diabetes tipe 1 adalah sebagai berikut:

  1. Kerusakan pembuluh darah kecil pada mata (retinopati diabetik)
  2. Kerusakan pembuluh darah kecil pada ginjal (nefropati diabetik)
  3. Kerusakan pembuluh darah kecil pada saraf (neuropati diabetik)
  4. Stroke
  5. Risiko penyakit jantung

Pencegahan yang bisa Anda lakukan ketika Anda menderita diabetes tipe 1 ini adalah dengan pemberian insulin sesuai anjuran dokter. Anda juga perlu periksa secara berkala kadar gula darah Anda.

Baca Juga : Ciri-Ciri Gula Darah Tinggi & Bahayanya Bagi Kesehatan

Bahaya Diabetes Melitus (Tipe 2)

Bahaya yang mengancam jika Anda penderita diabetes tipe 2 adalah sama dengan bahaya yang mengancam pada penderita diabetes tipe 1. Bedanya adalah diabetes tipe 2 ini lebih mudah ditangani dan risiko komplikasi lebih rendah dibandingkan diabetes tipe 1.

Untuk diabetes melitus, pencegahan yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengurangi kebiasaan makan makanan cepat saji dan gorengan, melakukan diet sehat, dan obat antidiabetes jika dibutuhkan.

Namun, jika upaya diatas sudah ditempuh namun tak kunjung menurunkan kadar gula dalam darah Anda, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk pemberian insulin pada Anda dengan kadar yang tepat.

Bahaya Diabetes bagi Ibu Hamil

Bahaya yang akan dialami oleh ibu hamil yang menderita diabetes adalah terkena hipertensi selama kehamilan bahkan pre-eklamsia. Bagi Anda yang sedang hamil dan terkena diabetes, ketika akan melahirkan biasanya dokter menyarankan Sectio Caesarea demi keamanan ibu hamil dan bayinya.

Sedangkan pada bayi dalam kandungan ibu hamil penderita diabetes, bahaya yang mengancam berupa congenital heart disease (cacat jantung bawaan), anensefali (cacat saraf), dan mikrosefali (cacat pada kepala bayi, ukuran kepala lebih kecil signifikan dibandingkan kepala bayi normal).

Untuk langkah preventif sebelum bahaya diabetes bagi ibu hamil ini mengincar Anda, Anda bisa lakukan pemeriksaan kadar gula darah saat awal kehamilan dan terus memantaunya secara berkala. Dengan pemeriksaan secara dini, dokter bisa memberikan obat yang tepat agar risiko bahaya tersebut mengecil.

Baca Juga : Cara Menurunkan Gula Darah Menjadi Normal dengan Cepat

Tak Perlu Takut Diabetes, Ganti Gula Anda dengan Thermolyte Sweetener

Jika Anda sudah paham bahaya dari diabetes, tentu ada ketakutan dalam benak Anda, jangan-jangan Anda terkena diabetes dan harus mengalami bahaya yang telah disebutkan sebelumnya. Anda tak perlu takut ancaman diabetes. Anda bisa terhindar dari ancaman diabetes dengan pengganti gula Anda yaitu Thermolyte Sweetener.

Mengenal Thermolyte Sweetener

Apa itu Thermolyte Sweetener? Thermolyte Sweetener adalah pemanis buatan yang dikhususkan sebagai pengganti gula pasir untuk menstabilkan kadar gula dalam darah. Produk ini sangat cocok digunakan untuk pengganti gula bagi Anda yang sedang menjalankan program diet.

Manfaat Thermolyte Sweetener

Thermolyte Sweetener dapat membantu Anda mengontrol kadar gula dalam darah menjadi lebih stabil karena kandungannya yang 0 kalori. Kadar gula yang stabil secara otomatis menekan risiko komplikasi penyakit diabetes yang bakal Anda alami. 

Kandungan Thermolyte Sweetener

Thermolyte Sweetener mengandung zat pemanis buatan seperti sukralosa, sorbitol, dan maltodextrin. Kandungan inilah yang menghasilkan rasa manis namun tetap 0 kalori.

Sukralosa

Sukralosa merupakan pemanasi buatan yang terbuat dari gula tebu, namun 0 kalori. Level manis sukralosa ini bisa menyamai hingga 600 kali gula pasir.

Sorbitol

Sorbitol merupakan jenis karbohidrat yang digunakan sebagai pemanis buatan. Manfaat sorbitol ini juga digunakan untuk menjaga kelembaban sehingga bentuk dan teksturnya tidak berubah.

Maltodextrin

Zat ini berguna untuk menambahkan rasa manis dan bekerja sebagai pengawet makanan. Kandungan gula maltodextrin ini mudah sekali diserap dan dicerna oleh tubuh.

Baca Juga : 9 Pengganti Gula Tanpa Kalori yang Aman Untuk Diabetes

Cara Penyajian Thermolyte Sweetener

Bagaimana cara penyajian Thermolyte Sweetener yang dianjurkan? Untuk minuman, Anda hanya perlu memasukkan 1 sachet (1gr) Thermolyte Sweetener yang dilarutkan dalam 1 gelas (250ml) minuman panas/dingin seperti kopi, teh, maupun jus.

Untuk makanan seperti kue, Anda hanya perlu menambahkan Thermolyte Sweetener secukupnya ke dalam makanan. Rasa manis 1 sachet setara dengan 3,5 sendok teh (15 gr) gula pasir. Anda bisa mengira-ngira sendiri sesuai preferensi manis lidah Anda.

Itulah sekilas bahaya diabetes menurut jenisnya dan cara efektif untuk mencegahnya. Anda bisa menggunakan Thermolyte Sweetener untuk mencegah diabetes sejak dini dan tetap merasakan manisnya hidup tanpa harus terbayang-bayang bahaya diabetes di depan mata. Tetap sehat, jalani olahraga, serta konsumsi makanan yang sehat dan tidak berlebihan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×