Penyakit Diabetes: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobati

Diabetes merupakan penyakit dengan jumlah pengidap terbanyak di dunia. Penyakit ini sering disebut dengan penyakit gula karena ditandai dengan peningkatan kadar gula dalam darah. Penyebab adanya penyakit diabetes ini karena adanya peningkatan kadar gula darah akibat glukosa tidak dapat diolah oleh pankreas dengan baik. Kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi penyakit lain. 

Penyebab penyakit diabetes sendiri sangat beragam tergantung dari jenisnya. Untuk diabetes tipe 1 biasanya disebabkan oleh faktor lingkungan dan faktor genetik. Diabetes tipe 1 termasuk dalam golongan penyakit autoimun. Sedangkan Diabetes gestasional biasanya terjadi pada kondisi ibu hamil akibat perubahan hormon. 

Selain itu, masih ada jenis diabetes lain, yaitu diabetes tipe 2 yang banyak diidap oleh banyak orang. Berikut pembahasan lengkap mengenai penyebab, gejala dan ciri-ciri penyakit diabetes serta cara mengatasinya. 

Penyebab Penyakit Diabetes yang Perlu Diwaspadai

Di bawah ini akan di bahas apa saja yang menjadi penyebab seseorang terkena penyakit diabetes. Namun, pembahasan kali ini lebih mengarah ke diabetes tipe 2 yang banyak terjadi di tengah masyarakat.

1. Memiliki Anggota Keluarga yang Memiliki Riwayat Diabetes

Penyebab pertama terkena penyakit diabetes karena ada keluarga yang mempunyai riwayat penyakit ini. Jadi, memang diabetes ini merupakan penyakit keturunan yaitu kondisi penyakit yang bisa terjadi akibat orang tua memiliki penyakit yang sama. Biasanya penyakit diabetes yang disebabkan oleh faktor keturunan berlaku silang.

Misal seorang ibu menderita diabetes, maka anak laki-lakinya lebih berpotensi terkena diabetes. Namun, di zaman sekarang hal tersebut tidak berlaku apabila seseorang tidak menjaga pola makan dan olahraga dengan baik.

2. Jarang Berolahraga atau Melakukan Aktivitas Fisik

Penyebab orang bisa terkena penyakit diabetes selanjutnya karena jarang berolahraga atau kurang gerak. Padahal olahraga sangat diperlukan untuk meningkatkan imunitas tubuh yang dapat mencegah berbagai penyakit termasuk diabetes. Rajin berolahraga atau sering melakukan aktivitas fisik dapat mengontrol kadar gula dalam darah.

Hal tersebut terjadi karena metabolisme dalam tubuh berjalan lancar sehingga membakar kalori berlebih. Pembakaran kalori tersebut tidak hanya membakar gula dalam darah, namun juga mengikis lemak, dan lemak darah.

Baca Juga : 8 Olahraga yang Tepat Untuk Penderita Diabetes

3. Obesitas

Obesitas atau kelebihan berat badan adalah penyebab utama seseorang terkena penyakit diabetes baik tipe 2 atau 1. Hal tersebut terjadi karena kalori berlebih dalam tubuh meningkatkan kadar gula dalam darah. Peningkatan tersebut terjadi akibat pankreas tidak dapat mengolah kelebihan glukosa dan menyebabkan resistensi insulin. 

4. Menderita Penyakit Lemak Darah Tinggi dan Hipertensi

Diabetes bisa terjadi akibat komplikasi penyakit lain seperti lemak darah tinggi dan hipertensi. Seseorang yang memiliki kadar lemak dalam darah tinggi seperti trigliserida dan kolesterol jahat, memicu kerusakan pembuluh darah.

Akibatnya pembuluh darah menjadi sempit, tersumbat, dan tidak elastis. Hal ini menyebabkan komplikasi penyakit lain seperti hipertensi. Kondisi hipertensi juga menyebabkan penumpukan cairan dalam tubuh, yang juga mengganggu fungsi organ ginjal dan pankreas. Akibatnya organ tersebut bekerja lebih keras dan menyebabkan intoleransi insulin. 

Gejala dan Ciri-Ciri Penyakit Diabetes

Setelah mengetahui beberapa penyebab penyakit diabetes, berikut beberapa tanda gejala dan ciri-ciri gula darah tinggi yang bisa dirasakan ketika sedang mengidap diabetes:

1. Frekuensi Buang Air Kecil pada Malam Hari Meningkat

Kondisi ini terjadi karena glukosa dalam tubuh tidak bisa diserap dengan baik oleh sel-sel tubuh. Akibatnya jumlah glukosa yang berlebih dikeluarkan secara paksa oleh organ ginjal. Kondisi ini secara umum sering terjadi pada malam hari.

2. Mudah Merasa Lapar dan Haus

Seseorang yang menderita diabetes juga akan merasakan keadaan mudah lapar dan sering haus. Keadaan lapar tersebut terjadi akibat penurunan kadar gula dalam darah yang disebabkan oleh resistensi insulin.

Akibatnya tubuh merasa belum mendapatkan suplai makanan atau glukosa. Sedangkan rasa sering haus timbul akibat dehidrasi yang ditimbulkan peningkatan frekuensi buang air kecil.

3. Berat Badan Turun Drastis

Ciri-ciri penyakit diabetes juga dapat dilihat ketika Anda mengalami penurunan berat badan secara signifikan meski sering makan. Hal tersebut terjadi akibat kadar gula darah dalam tubuh terlalu berlebihan.

Kondisi tersebut menyebabkan hormon insulin tidak dapat menyuplai glukosa pada sel tubuh. Akibatnya tubuh akan menggunakan protein di dalam otot sebagai sumber energi utama.

4. Mudah Iritasi, Infeksi, dan Luka Sulit Mengering

Kadar gula dalam darah yang berlebih juga menimbulkan kerusakan pada jaringan kulit. Apabila kulit terkena luka maka akan sulit mengering dan sembuh. Hal tersebut terjadi karena glukosa memblokade sekeliling area arteri dan pembuluh darah. Selain itu, tingginya kadar gula dalam darah juga mengganggu kelembapan kulit.

Kulit menjadi gatal-gatal, kulit menjadi kering di area mulut, serta menimbulkan bercak hitam di area sekitar selangkangan, ketiak, dan leher. Kulit juga akan mudah mengalami iritasi, dan rentan terhadap infeksi jamur.

5. Pandangan Kabur

Gejala seperti pandangan kabur juga sering ditemui pada penderita diabetes. Hal tersebut terjadi karena penurunan fungsi pembuluh mata di area retina.

Penurunan fungsi terjadi akibat pembuluh darah di retina terlalu tegang akibat efek hipertensi yang ditimbulkan gula darah berlebih, Hal tersebut juga dapat menyebabkan mikroaneurisma yang menjadi pemicu eksudat (pelepasan protein berlemak pada retina).

Baca Juga : Minuman Untuk Diabetes yang Aman Dikonsumsi, Ada yang Manis!

Cara Mengurangi Gula Darah Tinggi Bagi Penderita Diabetes

Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi kadar gula darah dalam tubuh. 

1. Rajin Berolahraga

Berolahraga 3 kali seminggu dengan intensitas 40-60 menit dapat membakar kalori berlebih dalam tubuh. Pembakaran kalori tersebut berdampak pada penurunan berat badan menjadi ideal, kadar lemak darah, hingga gula darah dalam tubuh.

2. Menghindari Konsumsi Makanan dan Minuman yang Tidak Sehat

Konsumsi makanan dan minuman cepat saji dapat meningkatkan kadar gula dalam darah. Hal tersebut terjadi akibat kandungan bahan yang bernatrium tinggi, terlalu manis, hingga berlemak trans yang menjadi pemicu obesitas. Maka dari itu, sangat perlu dilakukan menghindari pantangan makanan untuk penderita diabetes.

3. Tidak Merokok dan Mengonsumsi Alkohol

Rokok memiliki kandungan tembakau dan tar yang dapat mengganggu elastisitas pembuluh darah. Sedangkan alkohol mengandung banyak gula, Kandungan tersebut harus dihindari jika ingin kadar gula selalu stabil.

4. Mengganti Gula dengan Thermolyte Sweetener

Jika Anda ingin mengurangi kadar gula darah berlebih dalam tubuh namun tetap ingin merasakan rasa manis. Anda mengganti gula Anda dengan Thermolyte Sweetener.

Apa itu Thermolyte Sweetener?

Thermolyte Sweetener merupakan pemanis buatan yang baik digunakan oleh penderita diabetes. Penderita diabetes tetap bisa merasakan rasa manis gula namun tanpa kalori dan memperberat kinerja pankreas.

Apa saja kandungan dan manfaat Thermolyte Sweetener?

Kandungan Thermolyte Sweetener yaitu zat sukralosa, maltodextrin, dan sorbitol. Sukralosa merupakan pemanis pengganti gula yang memiliki rasa lebih manis melebihi gula pasir. Meski rasanya begitu manis, zat ini bebas kalori. Dilihat dari kandungan tersebut, pemanis ini bermanfaat memberikan rasa manis pada makanan atau minuman yang akan dikonsumsi penderita diabetes. Namun, manisnya rasa tersebut tidak meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh.

Bagaimana cara menggunakan Thermolyte Sweetener yang tepat?

Untuk pemanis minuman seperti teh, jus, dan kopi, Anda bisa melarutkan 1 sachet Thermolyte Sweetener ke dalam 250 ml minuman tersebut. Sedangkan untuk pemanis kue atau makanan lainnya, tambahkan pemanis ini secukupnya. 1 sachet Thermolyte Sweetener setara dengan rasa manis yang diberikan 15gr gula pasir atau 3,5 sendok teh. 

Bagi Anda yang sedang mengalami diabetes, Anda tetap bisa merasakan manisnya gula tanpa takut kadar gula dalam darah meningkat. Nikmati manisnya hidup dengan mengonsumsi Thermolyte Sweetener.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×